Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – Jambi adalah sebuah Provinsi di Indonesia yang terletak di pesisir timur di bagian tengah Pulau Sumatra. Jambi adalah nama provinsi di Indonesia yang ibu kotanya bernama sama dengan nama provinsinya, selain Bengkulu, Daerah Khusus Ibukota Jakarta, dan Gorontalo.

Yang pertama, nama Jambi muncul sejak daerah yang berada di pinggiran Sungai Batanghari ini dikendalikan oleh seorang ratu bernama Puteri Selaras Pinang Masak, yaitu semasa keterikatan dengan Kerajaan Majapahit. Waktu itu bahasa keraton dipengaruhi bahasa Jawa, di antaranya kata pinang disebut jambe. Sesuai dengan nama ratunya “Pinang Masak”, maka kerajaan tersebut dikenal dengan Kerajaan Melayu Jambe. Lambat laun rakyat setempat umumnya menyebut “Jambi”.

Versi kedua, kemungkinan besar saat Tanah Pilih dijadikan tapak pembangunan kerajaan baru, pohon pinang banyak tumbuh di sepanjang aliran Sungai Batanghari, sehingga nama itu yang dipilih oleh Orang Kayo Hitam.

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – ersi yang ketiga, berpedoman pada buku sejarah De Oudste Geschiedenis van de Archipel bahwa Kerajaan Melayu Jambi dari abad 7 s.d. abad 13 merupakan bandar atau pelabuhan dagang yang ramai. Di sini berlabuh kapal-kapal dari berbagai bangsa, seperti: Portugis, India, Mesir, Cina, Arab, dan Eropa lainnya. Berkenaan dengan itu, sebuah legenda yang ditulis oleh Chaniago menceritakan bahwa sebelum Kerajaan Melayu jatuh ke dalam pengaruh Hindu, seorang puteri Melayu bernama Puteri Dewani berlayar bersama suaminya dengan kapal niaga Mesir ke Arab, dan tidak kembali. Pada waktu lain, seorang putri Melayu lain bernama Ratna Wali bersama suaminya berlayar ke Negeri Arab, dan dari sana merantau ke Ruhum Jani dengan kapal niaga Arab. Kedua peristiwa dalam legenda itu menunjukkan adanya hubungan antara orang Arab dan Mesir dengan Melayu. Mereka sudah menjalin hubungan komunikasi dan interaksi secara akrab.

Kondisi tersebut melahirkan interpretasi bahwa nama Jambi bukan tidak mungkin berasal dari ungkapan-ungkapan orang Arab atau Mesir yang berkali-kali ke pelabuhan Melayu ini. Orang Arab atau Mesir memberikan julukan kepada rakyat Melayu pada masa itu sebagai ”Jambi”, ditulis dengan aksara Arab:, yang secara harfiah berarti ’sisi’ atau ’samping’, secara kinayah (figuratif) bermakna ’tetangga’ atau ’sahabat akrab’.

Kata Jambi ini sebelum ditemukan oleh Orang Kayo Hitam atau sebelum disebut Tanah Pilih, bernama Kampung Jam, yang berdekatan dengan Kampung Teladan, yang diperkirakan di sekitar daerah Buluran Kenali sekarang. Dari kata Jam inilah akhirnya disebut “Jambi”.

Menurut teks Hikayat Negeri Jambi, kata Jambi berasal dari perintah seorang raja yang bernama Tun Telanai, untuk untuk menggali kanal dari ibu kota kerajaan hingga ke laut, dan tugas ini harus diselesaikan dalam tempo satu jam. Kata jam inilah yang kemudian menjadi asal kata Jambi.

Pada tahun 1286 M, Kartanegara mengirimkan sebuah arca Amogapacha ke Kerajaan Dharmasraya. Raja dan rakyat Dharmasraya sangat gembira menerima persembahan dari Kartanegara ini. Sebagai tanda terima kasih Raja Dharmasraya pada Prabu Kartanegara, ia kemudian mengirimkan dua orang putrinya, Dara Jingga dan Dara Petak untuk dibawa ke Singosari.Dara Jingga kemudian menikah dengan Mahesa Anabrang dan melahirkan Aditywarman. Ketika utusan Kartanegara ini kembali ke tanah Jawa, mereka mendapatkan Kerajaan Singosari telah hancur akibat serangan dari Kubilai Khan dari Dinasti Yuan yang dibantu Raden Wijaya.Raden Wijaya kemudian menyerang balik pasukan Kubilai Khan dan mengklaim seluruh wilayah kerajaan Singhasari, dan mendirikan Kerajaan Majapahit. Dara Petak kemudian dipersembahkan kepada Raden Wijaya untuk diperistri. Dari perkawinan ini, kemudian lahir Raden Kalagemet.

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – Ketika Kalagemet menjadi Raja Majapahit menggantikan ayahnya, ia memakai gelar Sri Jayanegara. Demikianlah, keturunan Dara Petak menjadi Raja, sementara keturunan Dara Jingga, yaitu Aditywarman, menjadi salah seorang pejabat di istana Majapahit. Hingga suatu ketika, tahun 1340 M, Adityawarman dikirim kembali ke Sumatra, negeri leluhurnya, untuk mengurus daerah taklukan Majapahit, Dharmasraya. Namun, sesampainya di Sumatra, ia bukannya menjaga keutuhan wilayah taklukan Majapahit, malah kemudian berusaha untuk melepaskan diri dan mendirikan Kerajaan Swarnabhumi. Wilayahnya adalah daerah warisan Dharmasraya, meliputi wilayah Kerajaan Melayu Kuno dan Sriwijaya.

Dengan ini, berarti eksistensi Dharmasraya telah diteruskan oleh kerajaan baru: Swarnabhumi. Pusat kerajaan diperkirakan berada di wilayah Jambi saat ini. Dalam perkembangannya, pusat kerajaan yang dipimpin Adityawarman ini kemudian berpindah ke Pagaruyung, hingga nama kerajaannya kemudian berubah menjadi Kerajaan Pagaruyung, atau dikenal juga dengan Kerajaan Minangkabau. Akibat perpindahan pusat kerajaan ini, Jambi kemudian menjadi bagian dari wilayah kekuasaan Kerajaan Pagaruyung (Minangkabau). Kejadian ini terjadi sekitar pertengahan abad ke-14.

Ketika Kerajaan Malaka muncul sebagai kekuatan baru di perairan Malaka pada awal abad ke-15, Jambi menjadi bagian wilayah kerajaan ini. Saat itu, Jambi merupakan salah satu bandar dagang yang ramai. Hingga keruntuhan Malaka pada tahun 1511 M di tangan Portugis, Jambi masih menjadi bagian dari Malaka. Tak lama kemudian, muncul Kerajaan Johor-Riau di perairan Malaka sebagai ahli waris Kerajaan Malaka. Lagi-lagi, Jambi menjadi bagian dari kerajaan yang baru berdiri ini. Jambi memainkan peranan yang sangat penting dalam membantu Johor berperang melawan Portugis di Malaka. Kemudian, memanfaatkan situasi yang sedang tidak stabil di Johor akibat berperang dengan Portugis, Jambi mencoba untuk melepaskan diri. Dalam usaha untuk melepaskan diri ini, sejak tahun 1666 hingga 1673 M, telah terjadi beberapa kali peperangan antara Jambi melawan Johor. Dalam beberapa kali pertempuran tersebut, angkatan perang Jambi selalu mendapat kemenangan. Bahkan, Jambi berhasil menghancurkan ibu kota Johor, Batu Sawar. Jambi terbebas dari kekuasaan Johor. Namun, ini ternyata tidak berlangsung lama. Johor kemudian meminta bantuan orang-orang Bugis untuk mengalahkan Jambi. Akhirnya, atas bantuan orang-orang Bugis, Jambi berhasil dikalahkan Johor.

No.Kabupaten/kotaPusat pemerintahanBupati/wali kotaLuas wilayah (km2)[12]Jumlah penduduk (2017)[12]KecamatanKelurahan/desaLogoCiutkanPeta lokasi
1Kabupaten BatanghariMuara BulianSyahirsah5.804,00308.249814/110
2Kabupaten BungoMuara BungoMashuri4.659,00332.8811712/141
3Kabupaten KerinciSiulakAdirozal3.355,27235.735162/285
4Kabupaten MeranginBangkoAl Haris7.679,00333.6692410/205
5Kabupaten Muaro JambiSengetiMasnah Busro5.326,00359.631115/150
6Kabupaten SarolangunSarolangunCek Endra6.184,00313.373109/149
7Kabupaten Tanjung Jabung BaratKuala TungkalSafrial4.649,85322.0581320/114
8Kabupaten Tanjung Jabung TimurMuara SabakRomi Hariyanto5.445,00222.8341120/73
9Kabupaten TeboMuara TeboSukandar6.461,00327.669125/107
10Kota JambiSyarif Fasha103,54609.6201162/-
11Kota SungaipenuhAsafri Jaya Bakri391,50103.51184/65

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – Provinsi Jambi secara geografis terletak antara 0,45° Lintang Utara, 2,45° Lintang Selatan dan antara 101,10°-104,55° Bujur Timur. Di sebelah Utara berbatasan dengan Provinsi Riau, sebelah Timur dengan Selat Berhala, sebelah Selatan berbatasan dengan Provinsi Sumatra Selatan dan sebelah Barat dengan Provinsi Sumatra Barat dan Provinsi Bengkulu. Kondisi geografis yang cukup strategis di antara kota-kota lain di provinsi sekitarnya membuat peran provinsi ini cukup penting terlebih lagi dengan dukungan sumber daya alam yang melimpah. Kebutuhan industri dan masyarakat di kota-kota sekelilingnya didukung suplai bahan baku dan bahan kebutuhan dari provinsi ini.

Luas Provinsi Jambi 50.160,05 km² dengan jumlah penduduk Provinsi Jambi pada tahun 2017 berjumlah 3.515.017 jiwa dengan kepadatan 70,08 jiwa/km².[1]. Sebelumnya di tahun 2010, provinsi ini memiliki populasi sebanyak 3.088.618 jiwa (Data BPS hasil sensus 2010). Jumlah penduduk Provinsi Jambi pada tahun 2006 berjumlah 2.683.289 jiwa (Data SUPAS Proyeksi dari BPS Provinsi Jambi. Jumlah Penduduk Provinsi Jambi pada tahun 2005 sebesar 2.657.536 (data SUSENAS) atau dengan tingkat kepadatan 50,22 jiwa/km2. Tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 0,96% dengan PDRB per kapita Rp9.523.752,00 (Angka sementara dari BPS Provinsi Jambi. Untuk tahun 2005, PDRB per kapita sebesar Rp8.462.353). Sedangkan sebanyak 46,88% dari jumlah tenaga kerja Provinsi Jambi bekerja pada sektor pertanian, perkebunan dan perikanan; 21,58% pada sektor perdagangan dan 12,58% pada sektor jasa. Dengan kondisi ketenagakerjaan yang sebagian besar masyarakat di provinsi ini sangat tergantung pada hasil pertanian,perkebunan sehingga menjadikan upaya pemerintah daerah maupun pusat untuk mensejahterakan masyarakat adalah melalui pengembangan sektor pertanian

Dengan kondisi suhu udara berkisar antara 23 °C sampai dengan 34 °C dan luas wilayah 53,435 km2 di antaranya sekitar 60% lahan merupakan kawasan perkebunan dan kehutanan yang menjadikan kawasan ini merupakan salah satu penghasil produk perkebunan dan kehutanan utama di wilayah Sumatra. Kelapa sawit dan karet menjadi tanaman perkebunan primadona dengan luas lahan perkebunan kelapa sawit mencapai 400.168 hektare serta karet mencapai 595.473 hektare. Sementara itu, nilai produksi kelapa sawit sebesari 898,24 ribu ton pertahun. Hasil perkebunan lainnya adalah karet, dengan jumlah produksi 240,146 ribu ton per tahun, kelapa dalam (virgin coconut) 119,34 ribu ton per tahun, casiavera 69,65 ribu ton per tahun, serta teh 5,6 ribu ton per tahun. Sementara produksi sektor pertanian yang dihasilkan oleh kawasan bagian barat Provinsi Jambi yaitu beras kerinci, kentang, kol/kubis, tomat dan kedele.

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – Potensi kekayaan alam di Provinsi Jambi adalah minyak bumi, gas bumi, batubara dan timah putih. Jumlah potensi minyak bumi Provinsi Jambi mencapai 1.270,96 juta m3 dan gas 3.572,44 miliar m3. Daerah cadangan minyak bumi utama di struktur Kenali Asam, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi dengan jumlah cadangan minyak 408,99 juta barrel. Sedangkan cadangan gas bumi utama di Struktur Muara Bulian, Kecamatan Muara Bulian, Kabupaten Batanghari dengan jumlah cadangan 2.185,73 miliar m3.

Seiring berjalannya waktu, banyak kesenian tradisional yang kini dilupakan orang. Nilai seni dan budaya Indonesia yang teramat beragam kini pelan-pelan mulai terkikis dengan gaya hidup dan sikap acuh terhadap seni dan kebudayaan. Minimnya pengetahuan akan kesenian tak dimungkiri menjadi sebab para generasi muda tak lagi mengenal seni dan budaya yang dimiliki. Salah satu seni yang menjadi daftar kekayaan budaya Indonesia adalah tari rentak besapih, sebuah tarian yang menggambarkan keserasian, keseragaman dan jalan kehidupan. Tari rentak besapih adalah gambaran kehidupan manusia yang berbeda etnis, suku, dan latar belakang, tetapi berjalan serentak dalam kehidupan sehingga terlihatnya keselarasan hidup berdampingan dengan rukun dan saling menghormati. Tari rentak besapih dibawakan oleh 8 hingga 10 orang dengan memakai pakaian khas adat Melayu Jambi dengan menggunakan hiasan kain tenun di atas kepalanya. Tarian rentak besapih merupakan gambaran sejarah Kota Jambi pada waktu dulu Jambi menjadi kota perdagangan yang dikunjungi oleh berbagai etnis dan suku. Tari rentak besapih merupakan kesenian turun temurun sejak masa nenek moyang. Sehingga kesenian ini menjadi daftar keragaman seni budaya Indonesia yang layak untuk dijaga keberadaannya. Saat ini tidak banyak yang mengenal seni tari rentak besapih, karena keberadaannya hanya terlihat pada perayaan-perayaan tertentu. Pada polanya tari rentak besapih hampir mirip dengan tarian lain pada umumnya, yaitu menggunakan kombinasi pola lantai yang menimbulkan suara derap langkah yang serentak dengan irama yang rancak. Gerakan kaki yang diiringi musik ini akan memberikan sensasi yang indah pada penontonnya. Karena karakter penari yang telah melebur dengan gerakan demi gerakannya menjadi simbol dan pesan kepada yang melihatnya. Gambaran Provinsi Jambi yang aman, makmur dan sejahtera akan tampak dari gerakan yang dibawakan para penari. Sungguh tarian yang unik dan juga mendidik, memberikan gambaran sejarah dengan sebuah gerakan dinamis yang sangat indah untuk dinikmati.

Jakarta

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – Ibukota selalu menyajikan banyak cerita, memikat semua orang untuk mengadu nasib di dalamnya. Namun, seberapa dalam Anda menggali kisahnya

Maka tugas kita sebagai generasi penerus bangsa ini untuk memahami sejarah, agar jati diri bangsa terus abadi. Begitu pula dengan sejarah kota Jakarta. Sejatinya, mengenal Jakarta bukan hanya akan menelusuri jejak sejarah kemerdekaan bangsa ini, lebih dari itu, Jakarta adalah kisah tentang selebrasi keragaman yang nyata.

Mungkin tiada yang menyangka jika ibu kota yang merupakan kota metropolitan terbesar di Asia Tenggara berbekal luas sekitar 661,52 kilometer persegi ini dahulunya hanya bermula di Kali Ciliwung.

Tepatnya sejak lebih dari 500 tahun silam, Jakarta adalah bandar kecil di muara Sungai Ciliwung seperti disebutkan Willard A. Hanna dalam bukunya bertajuk Hikayat Jakarta, “Dahulu, Sunda Kelapa terbujur sepanjang satu atau dua kilometer di atas potongan-potongan tanah sempit yang dibersihkan di kedua belah pinggir Sungai Ciliwung yang sempit, dekat muaranya, dekat sebuah teluk yang terlindung oleh beberapa buah pulau.”

Lantas bandar ini bertumbuh kembang menjadi salah satu pusat perekonomian di daerah Jawa, bahkan menjadi bandar terbesar di daerah Sunda.

Menurut Willard, “(Sunda Kelapa) sudah dikenal selama 75 tahun oleh para saudagar perintis bangsa Portugis di wilayah Pasifik, Sunda Kelapa mulai menarik perhatian orang Eropa lain melalui Jan Huygen Van Linschoten, seorang pelaut Belanda yang menemukan rahasia-rahasia perdagangan dan navigasi bangsa Portugis.”

Melalui buku yang ditulis Willard itu, turut terungkap bahwa bukan bangsa Portugis yang menjadi pedagang asing pertama dalam mencari bandar lada Pulau Jawa. Dahulu Sunda Kelapa adalah bagian dari kerajaan Sunda yang pernah sangat berjaya, dan memiliki ibukota yang berada dekat dengan daerah Bogor.

Seperti yang sudah dapat Anda tebak, sebagai pusat perdagangan di Asia, tentu saja di Sunda Kelapa terjadi interaksi-interaksi antar etnis dan ras. Berabad-abad sebelum kemunculan bangsa Eropa di Nusantara, telah hadir saudagar asal Arab dan Tiongkok. Sejak masa itu, cikal bakal ibukota Indonesia ini telah mengenal perbedaan, bahkan pembauran etnis dan ras ini terekam hingga melahirkan identitas suku yang baru, yang dikenal sebagai suku Betawi.

Istilah mestizo pun menyeruak untuk memahami etnis Betawi, sebab karakternya menggambarkan campuran budaya dari berbagai etnis. Fakta-fakta di atas turut menegaskan bahwa sejak awal kemunculannya, Jakarta sudah menarik pendatang dari dalam dan luar Nusantara. Berbagai suku di Indonesia dan budaya Arab, China, India, dan Portugis berasimilasi sehingga menciptakan warna baru.

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – Selain itu, melalui indikator bahasa juga dapat terurai fakta bahwa dalam bahasanya terdapat campuran dari berbagai kelompok etnis. Diketahui bahwa sejak abad ke-19 muncul bahasa baru yang terdengar seperti bahasa Melayu Betawi sekarang.

Hal ini diduga oleh Herman Neubronner van der Tuuk seperti dikutip Muhadjir melalui karyanya Dialek Melayu Jakarta Dewasa Ini, “Bahasa yang dipakai di Batavia adalah semacam bahasa Bali rendah. Menurut pendapatnya, bahasa yang terdapat di daerah ini adalah dialek Melayu dengan berbagai unsur, yaitu Bali, Jawa, Sunda, China, Arab, Portugis, Belanda, dan Inggris.”

Hal itulah yang memberikan posisi istimewa bagi Jakarta, semangat toleransi atas diversitas. Hingga rasanya rasanya pantas untuk mendaulat sosok Jakarta menjadi ibukota negeri ini, sebab ia merupakan representasi atas kepulauan Zamrud Khatulistiwa yang kaya budaya. Jakarta adalah titik temu berbagai kultur yang menawarkan pesona eksotisme Asia.

Selain pesona keragaman kultur, Jakarta pun pernah terkenal dengan julukan Ratu dari Timur atau Koningin van het Oosten pada abad ke-18.

Hal ini dikarenakan kecantikan bangunan dan ramainya perdagangan yang terjalin di dalamnya.

Namun, kini sisa-sisa bangunan itu hampir tergerus oleh pesatnya pembangunan atas nama modernisasi. Jakarta seolah berusaha ‘melupakan’ masa lalu pahitnya karena era kolonialisasi.

Sebuah pertanyaan pun terbersit, “Apakah harus melupakan masa lalu yang kelam?” Jawaban bijak pun tersurat dari ungkapan seorang planner, “Sebuah kota tanpa bangunan tua ibarat lelaki tanpa sebuah memori.”

Bukankah sudah semestinya apabila prinsip itu dipegang teguh untuk memberikan jiwa bagi sebuah kota. Rangkaian memori, entah suka entah duka, menjadi fundamental untuk diceritakan ulang bagi generasi selanjutnya dan memahami bagaimana karakter yang menaungi sebuah kota tercipta.

Dalam buku berjudul Historical Sites of Jakarta karangan Adolf Heuken SJ, ada opini dari Goenawan Mohammad dan Sarwono Kusumaatmadja, keduanya menceritakan kekhawatiran terhadap penduduk Jakarta yang kehilangan ikatan emosional terhadap ibukota.

Menurut Goenawan, “Ribuan orang berusaha mencari penghasilan di Jakarta, tetapi tidak merasakan ‘rumah’ di kota ini. Mereka tinggal di Jakarta, tetapi tidak mencintai kota ini, karena tak banyak tersisa hal unik dan spesifik, indah atau artistik.”

Maka, Jakarta pun membenahi diri meski nampak lamban tersadar, sebab masih ada warisan sejarah yang dapat diabadikan.

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – Adolf menyentil pembacanya, di dalam bukunya tersebut ia berujar, “Ini adalah harapan kita bersama (meski kecil) bahwa buku ini mungkin membantu aksi vandalisme dengan memberikan pengetahuan sejarah. Karena ‘die vergangenheit nicht kennen (wollen), heisset sich selbst nicht begreifen (wollen). – Seseorang yang tidak (ingin untuk) mengetahui masa lalu, tidak (ingin untuk) memahami dirinya.’ (Ahli Sejarah, Raul Hilpert). Jika ini benar, maka kita harus bertanya pada diri kita: mengapa orang-orang tidak peduli untuk mengenal masa lalu dan dirinya sendiri?”

Berkaca pada pendapat tersebut, kita akan memahami betapa esensialnya masa lalu (sejarah). Masa lalu adalah jiwa.

Adolf kembali mengutarakan jika sebuah kota yang penduduknya tidak mengetahui dan menghargai historinya – genius loci – sesungguhnya tidak memiliki penduduk. Kota itu dihuni oleh gerombolan yang berusaha bertahan, untuk mencari keuntungan. Sejarah faktual yang dimiliki sebuah kota membentuk satu elemen pada identitasnya. “Dengan demikian, berbicara tentang identitas orang tanpa mengacu pada sejarahnya, adalah nonsense,” ungkap Prof. Dr. Sartono Kartodirdjo. Maka adalah tugas kita bersama untuk mengembuskan kembali jiwa bagi Jakarta.

Kita harus tidak rela jika Jakarta kehilangan identitasnya. Kita wajib siaga menjaga warisan sejarahnya, termasuk budaya yang dimilikinya.

Dan, satu hal yang telah mendasari ibukota semenjak kelahirannya ialah napas diversitas yang wajib diapresiasi.

Sebab Jakarta yang kosmopolitan memperoleh identitasnya melalui sejarahnya sebagai kota pelabuhan.

Melintasi waktu berabad-abad lamanya, latar perbedaan senantiasa hadir mengikuti perubahan zaman.

Kota yang pernah dinamai Batavia ini pun tak pernah bosan bercengkerama dengan keragaman.

Perbedaan baginya bukanlah jurang, melainkan jembatan untuk menampilkan pesonanya.

Sebagai ibu kota, seyogianya Jakarta menjadi suri teladan bagi kota-kota lainnya dalam pembangunan dan toleransi.

Hal itu dibenarkan oleh pakar sosiologi perkotaan, Dr. Linda Darmajanti, M.T., “Di kota besar, hampir tidak ada masyarakat yang homogen. Kita beragam dan tidak seragam, justru itu kita harus memelihara toleransi. Diversitas adalah hal yang wajar di kota metropolitan.”

Kemudian ia melanjutkan, “Sebagai masyarakat urban, kita harus memiliki partisipasi sosial untuk memelihara kota dan turut menegakkan nilai-nilai modern. Warga Jakarta harus siap disiplin, siap dengan keterbatasan lahan, dan juga siap menggunakan transportasi publik. Kita juga harus memiliki kesadaran membangun peradaban kota, yang ujungnya akan membuat hidup sejahtera dan tenteram.”

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – Selain itu, ia juga mengingatkan kembali, bahwa sebagai masyarakat modern, kita harus berpikir rasional, bukan mengutamakan emosional. Sebab semakin tinggi peradaban, semakin tinggi pula rasionalitas.

Maka di masa ini, Jakarta juga pun terdepan untuk memenuhi hasrat para generasi muda sebagai pusat kreativitas.

Di kota ini, Anda akan menemui multifungsi peran kota, ia menjadi pusat kebudayaan, pusat perdagangan, pusat pendidikan, termasuk berperan sebagai ibu kota.

Elemen estetika juga tersaji dalam bentuk fashion dan seni sebagai elemen yang tidak terpisahkan dalam keseharian penduduknya. Di kota ini, jukstaposisi tampil kentara. Elemen tradisional dapat berjalan seirama dengan elemen modern, seirama dengan terbukanya tangan Jakarta pada hal-hal baru, sebab begitulah sikap masyarakat perkotaan.

Jakarta juga tengah berbenah di bidang pembangunan dalam rangka bersiap untuk merekam jejak-jejak baru di masa depan. Jakarta berusaha memikat kita untuk kembali jatuh cinta padanya yang pernah menjadi Ratu dari Timur.

Jakarta Pusat
  • Grand Indonesia, merupakan salah satu mal terluas dan paling prestisius di Indonesia. Mal ini terbagi menjadi dua distrik, yaitu West Mall dan East Mall. Mal yang terletak di Jalan Thamrin, Jakarta Pusat ini, memiliki luas 250.000 m2, dan menjadi tempat bagi merek-merek papan atas, seperti ZaraLouis VuittonMarks & SpencerChanelBurberry, Forever21, GAP, Gucci, Guess, Polo, dan Samuel & Kevin. Termasuk Toko Buku Gramedia. Di bagian bawah pusat perbelanjaan ini terdapat berbagai macam restoran yang dapat dinikmati oleh para pengunjung.
  • Plaza Indonesia, terletak di Jalan MH. Thamrin, Jakarta Pusat. Dengan luas sekitar 42.540 m2, mall ini pernah menjadi tempat pertama berdirinya Sogo Department Store Indonesia, namun telah ditutup sejak tahun 2009. Di mall ini terdapat Debenhams Department Store, Louis Vuitton, dan The Food Hall. Mal ini dulunya terintergrasi dengan EX Plaza (sekarang tutup), Grand Hyatt Hotel Jakarta, The Plaza Office Tower, The Keraton Hyatt Residence, dan Kedutaan Besar Jepang.
  • Plaza Senayan, merupakan mal besar di Jakarta yang terletak di Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan. Mall ini memiliki luas 130.500 m2. Di mall ini terdapat sejumlah department store kelas menengah ke atas seperti Sogo Department Store dan Metro Department Store. Di mall ini juga terdapat toko buku yang terkenal di dunia, yakni Kinokuniya. Di bagian atrium mall ini terdapat sebuah jam raksasa buatan SeikoJepang. Jam ini terdiri dari 6 patung pemusik, setiap patung memainkan alat musik yang berbeda, yang dimainkan setiap satu jam sekali.
  • Senayan City, terletak di Jalan Asia Afrika, Jakarta Selatan. Mall ini terletak berseberangan dengan Plaza Senayan dan berdekatan dengan Gelora Bung Karno. Mall ini memiliki luas 68.000 m2. Di atas mall ini terdapat menara kantor stasiun televisi SCTV.
  • Jakarta Convention Center, terletak di kompleks olahraga Bung KarnoGelora, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Jakarta Convention Center memiliki balai yang memiliki 5.000 tempat duduk, dan juga balai sidang seluas 3.921 m². JCC memiliki 13 ruangan pertemuan dengan berbagai ukuran. JCC terhubung dengan The Sultan Hotel and Residence melalui terowongan bawah tanah.
Jakarta Barat

Mal Taman Anggrek, Jakarta Barat.

  • Central Park Mall, terletak di Jalan S. Parman, Jakarta Barat. Mall ini memiliki luas 167.000 m2. Desain mal ini meniru gaya unsur alam. Di mall ini terdapat sebuah food court, Sogo Department StoreCarrefour, dan CGV blitz. Mall ini terletak di kawasan Podomoro City yang dikembangkan oleh Agung Podomoro.
  • Mal Taman Anggrek, terletak di Jalan S. Parman, Jakarta Barat. Dengan luas sekitar 130.000 m2, pusat perbelanjaan ini menyediakan lapangan ski indoor yang terbesar di Asia Tenggara.
  • Mall Ciputra Jakarta, berada di lokasi yang sangat strategis, yakni berada di depan jalan tol dan diapit oleh 2 universitas tekenal. Mall ini terletak di Jalan S. Parman, Jakarta Barat. Mall ini memiliki luas 80.000 m2. Diatas mall ini terdapat Hotel Ciputra Jakarta. Di mall ini terdapat Matahari Department Store dan Hero Supermarket.
Jakarta Utara
Jakarta Selatan
Jakarta Timur

Jasa Kirim Mobil Jakarta Jambi – Jakarta berlokasi di sebelah utara Pulau Jawa, di muara Ciliwung, Teluk Jakarta. Jakarta terletak di dataran rendah pada ketinggian rata-rata 8 meter dpl. Hal ini mengakibatkan Jakarta sering dilanda banjir. Sebelah selatan Jakarta merupakan daerah pegunungan dengan curah hujan tinggi. Jakarta dilewati oleh 13 sungai yang semuanya bermuara ke Teluk Jakarta. Sungai yang terpenting ialah Ciliwung, yang membelah kota menjadi dua. Sebelah timur dan selatan Jakarta berbatasan dengan provinsi Jawa Barat dan di sebelah barat berbatasan dengan provinsi Banten.

Kepulauan Seribu merupakan kabupaten administratif yang terletak di Teluk Jakarta. Sekitar 105 pulau terletak sejauh 45 km (28 mil) sebelah utara kota.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Open chat
PT. MULTI ANDALAN SEJAHTERA
Terima Kasih,
Telah berkunjung di hargakirimmobil.com
Ada yang bisa kami bantu, Silakan Chat kami disini ?